Semarak HUT RI ke-80, Lima OPD Lengkong Gelar 7 Lomba Seru

TERASBANTEN.ID,TANGSEL,— Kawasan perkantoran Lengkong Wetan, Kota Tangerang Selatan, selama tiga hari terakhir dipenuhi suasana meriah. Sorak-sorai penonton, tawa peserta, hingga suara bola yang memantul menjadi warna tersendiri dalam rangkaian lomba memperingati HUT RI ke-80 yang digelar lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di wilayah tersebut. Selasa (10/08).
Ketua Pelaksana kegiatan, Kasi Pembangunan Prasarana LLAJ Dishub Tangsel, Aristyo Rahadiyan, mengatakan tahun ini ada tujuh cabang lomba yang dilaksanakan, yaitu mini soccer, tenis meja, badminton, mobile legend, catur, gaple, dan biliar.
“Ini sudah hari ketiga pelaksanaan. Dari tujuh lomba, empat pertandingan sudah berjalan. Kemarin dimulai dari mobile legend, catur, mini soccer, dan hari ini tenis meja. Untuk tenis meja pemenangnya baru diketahui sore nanti,” ujar Aristyo, Selasa (12/8/2025).
Aristyo menjelaskan, sistem pertandingan dibuat berbeda-beda menyesuaikan cabang lomba. Mini soccer dan tenis meja memakai sistem klasemen ketemu semua, sementara lomba lain sebagian menggunakan sistem gugur. Peserta dari masing-masing OPD juga bervariasi, ada lomba yang hanya diikuti satu tim per dinas, ada pula yang mengirim hingga tiga tim.
Beberapa cabang memiliki format khusus. Tenis meja hanya kategori ganda, masing-masing dinas mengirim tiga ganda. Badminton terdiri dari dua ganda dan satu tunggal. Mobile legend dan catur masing-masing diikuti tiga tim atau tiga pemain per dinas. Gaple dan biliar diikuti lima orang per dinas, dengan lomba biliar rencananya digelar di Flowers ITC.
Untuk menjaga kualitas pertandingan, panitia melibatkan wasit dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Tangsel, KONI, hingga organisasi olahraga resmi seperti PTMSI untuk tenis meja dan Ascot Tangsel untuk mini soccer.
Menurut Aristyo, selain memeriahkan HUT RI ke-80, kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan antarpegawai. “Kita ingin menjalin silaturahmi antar-OPD, apalagi tahun ini ada dua dinas baru bergabung, yaitu Dinas Perhubungan dan Dinas Pendidikan. Lewat lomba ini kita bisa guyub, rukun, dan saling mengenal di lapangan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kemenangan hanyalah bonus, sedangkan tujuan utama adalah kebersamaan. “Kami berharap semangat persatuan ini terus terjaga, tidak hanya saat lomba 17-an, tapi juga dalam bekerja sehari-hari,” tutup Aristyo.


