TANGSEL

PGN Tangsel: Inovasi Pengajaran Al-Qur’an Menuju Generasi Qur’ani Modern

TERASBANTEN.ID, TANGSEL, – Dalam upaya mencetak generasi Qur’ani yang unggul di era modern, ratusan guru ngaji dari Kecamatan Ciputat dan Ciputat Timur berkumpul dalam program pembinaan khusus di Forum Persatuan Guru Ngaji (FPGN) Kota Tangsel. Acara ini menekankan pentingnya penguasaan teknologi dan metodologi pengajaran terkini untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an. Selasa (03/12).

Hal itu disampaikan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Rizqiyah, dalam pertemuan guru ngaji dari Kecamatan Ciputat dan Ciputat Timur, yang dihadiri oleh 1.600 peserta dari total 3.500 guru ngaji terdaftar. Rizqiyah juga menegaskan, adaptasi terhadap perkembangan zaman menjadi kunci untuk menjadikan pendidikan Al-Qur’an lebih relevan, menarik, dan efektif.

“Pengajaran Al-Qur’an harus berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Kalau dulu kita belajar dengan sistem klasik seperti metode slogan, sekarang sudah ada berbagai pendekatan baru yang lebih modern dan inovatif,” ujar Rizkiah.

Ia menambahkan, saat ini terdapat banyak teknologi dan metodologi baru yang bisa mendukung proses pembelajaran Al-Qur’an, seperti aplikasi digital, pembelajaran berbasis daring, serta pendekatan visual dan interaktif. Teknologi ini dinilai mampu meningkatkan pemahaman dan motivasi siswa dalam belajar Al-Qur’an.

“Kita memberikan kesempatan kepada para guru untuk memilih metodologi yang sesuai dengan kompetensi mereka, agar proses belajar mengajar menjadi lebih efektif. Tidak hanya itu, pembinaan yang berkelanjutan juga menjadi prioritas utama kami,” jelasnya.

Rizqiyah juga mengapresiasi program insentif yang telah diberikan kepada guru-guru ngaji, meskipun saat ini baru 1.600 orang yang dapat mengikuti pembinaan secara berkelanjutan. Ia berharap ke depan seluruh guru ngaji yang terdaftar bisa mendapatkan manfaat dari program ini.

“Kami berkomitmen untuk mendorong kualitas guru ngaji agar lebih maju, tidak hanya melalui insentif, tetapi juga pelatihan dan pembinaan yang intensif,” tutupnya.

Acara tersebut dengan agenda penguatan kompetensi guru ngaji dan sosialisasi metode pengajaran berbasis teknologi. Para guru diharapkan dapat menerapkan ilmu yang didapat untuk memperkuat generasi Qur’ani di era modern. Acara Forum Guru Ngaji (FGN) ini juga akan dilaksanakan di beberapa Kecamatan lain di Kota Tangsel. /h3n .

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button