TANGSEL

Pilar Tinjau Tiga Taman Baru di Ciputat Timur, Warga Antusias Sambut Ruang Publik Gratis

Reporter: HENDRA JAYA

TERASBANTEN.ID, TANGSEL— Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan , melakukan peninjauan langsung terhadap tiga ruang terbuka publik yang baru dibangun di wilayah Ciputat Timur. Rabu (29/04/2016).

Peninjauan tersebut dilakukan bersama jajaran Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup dan Camat Ciputat Timur.   sebagai bagian dari evaluasi kesiapan fasilitas publik sebelum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

Lokasi pertama yang ditinjau adalah Taman Ciputat Timur yang berada di belakang kantor kecamatan baru. Pilar menyebut pembangunan taman tersebut telah rampung, meski masih memerlukan penyempurnaan di beberapa bagian.

“Secara umum sudah selesai, tinggal perapian seperti penataan ulang lapangan sepak bola agar lebih rapi dan nyaman digunakan,” ujarnya.

Peninjauan dilanjutkan ke Alun-alun Pondok Ranji yang kini tampil dengan wajah baru. Kawasan yang sebelumnya terbengkalai tersebut telah ditata ulang menjadi taman bermain anak lengkap dengan fasilitas pendukung.

Menurut Pilar, antusiasme masyarakat terhadap ruang publik ini sangat tinggi.

“Setiap akhir pekan penuh. Ini menunjukkan kebutuhan masyarakat akan ruang terbuka yang nyaman dan gratis,” katanya.

Lokasi terakhir yang dikunjungi adalah kawasan Cinere Mas yang dahulu dikenal kumuh, kini kawasan tersebut telah direvitalisasi menjadi pusat aktivitas olahraga warga.

Berbagai fasilitas seperti jogging track dan lapangan multifungsi telah tersedia, meski operasional penuh masih menunggu masa pemeliharaan selesai.

“Setelah masa retensi enam bulan selesai, fasilitas akan bisa dimanfaatkan secara maksimal,” jelasnya.

Pilar menegaskan bahwa pembangunan taman kota ini merupakan komitmen pemerintah dalam menghadirkan ruang publik yang inklusif dan dapat diakses seluruh lapisan masyarakat.

Ia berharap keberadaan taman-taman ini dapat menjadi alternatif aktivitas positif, khususnya bagi anak-anak agar lebih aktif bergerak dan berinteraksi.

“Ini ruang gratis untuk semua. Anak-anak bisa bermain, masyarakat bisa berolahraga dan bersosialisasi. Ini juga membantu mengurangi ketergantungan pada gadget,” ungkapnya.

Untuk menjaga ketertiban, operasional taman saat ini dibatasi hingga pukul 22.00 WIB dan belum diberlakukan sistem 24 jam.

Ke depan, Pemkot Tangerang Selatan berencana memperluas pembangunan ruang terbuka hijau di sejumlah wilayah, termasuk alun-alun Ciputat dan penataan kawasan Cilenggang.

Setiap taman akan dirancang dengan konsep berbeda guna memberikan pengalaman ruang yang unik bagi masyarakat di setiap wilayah.

“Setiap lokasi punya karakter sendiri, jadi masyarakat bisa merasakan suasana yang berbeda di tiap taman,” tutup Pilar./h3n 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button